Fungsi-Utama-Pajak-Dalam-Dunia-Bisnis
Fakta Menarik Perdagangan admin  

Fungsi Utama Pajak Dalam Dunia Bisnis

jasaimportmurah.com – Masih banyak orang yang saat ini kurang paham dan mengetahui apa fungsi pajak sebenarnya. Tidak hanya orang biasa saja, bahkan terkadang para pelaku bisnis juga kurang memahaminya. Secara singkat Pajak adalah pungutan wajib yang harus dibayarkan oleh seseorang untuk negara. Nantinya pungutan biaya tersebut akan difungsikan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Fasilitas umum yang tersedia di suatu negara semua itu dibangun dari hasil pungutan pajak. Nah untuk lebih jelasnya lagi silakan anda simak artikel berikut ini sampai selesai.

1. Fungsi Budgeter

Seperti kita ketahui bersama, invite merupakan sumber pendapatan keuangan negara dengan cara menghimpun dana atau uang dari kebijakan wajib pajak ke kas negara untuk membiayai pembangunan nasional atau belanja negara lainnya. Sehingga fungsi perpajakan merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang bertujuan untuk menyeimbangkan pengeluaran negara dengan penerimaan negara.

2. Fungsi Regulasi

Pajak merupakan alat untuk melaksanakan atau mengatur kebijakan negara di bidang sosial dan ekonomi. Fungsi pengaturan ini memiliki keterkaitan yang cukup luas sehingga dapat digunakan untuk menekan laju inflasi. Bisa juga dipakai untuk mendorong kegiatan ekspor seperti pajak ekspor barang. Dapat memberikan perlindungan atau perlindungan atas barang yang diproduksi dari dalam negeri, misalnya: Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Serta dapat mengatur dan menarik penanaman modal yang membantu perekonomian menjadi lebih produktif.

3. Pajak Distribusi

Tujuan dari fungsi pemerataan ini adalah agar pajak dapat digunakan untuk mengatur dan menyeimbangkan distribusi pendapatan dengan kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga jarak antara ekonomi dan sosial antar masyarakat tidak terlalu jauh.

4. Fungsi stabilisasi

Fungsi stabilisasi tersebut adalah agar pajak dapat digunakan untuk menstabilkan kondisi dan kondisi perekonomian, seperti: untuk mengatasi inflasi, pemerintah menetapkan pajak yang tinggi, sehingga jumlah uang yang beredar dapat dikurangi. Sedangkan untuk mengatasi kelesuan atau deflasi ekonomi, pemerintah menurunkan pajak, sehingga jumlah uang yang beredar bisa bertambah dan deflasi bisa diatasi.

Karakteristik Perpajakan

1. Kontribusi wajib setiap warga negara

Kontribusi wajib warga negara ini berarti bahwa setiap orang berkewajiban membayar pajak. Akan tetapi ini hanya diberlakukan untuk warga negara yang sudah memenuhi syarat subjektif dan objektif. Dimana syarat subjektif dan syarat obyektif ini menentukan besaran pajak yang harus dibayar sesuai dengan syarat atau ketentuan yang ada.

2. Bersikap koersif untuk setiap warga negara

Dalam hal ini pemungutan pajak ini dapat dilakukan secara paksa apabila seseorang telah memenuhi persyaratan subjektif dan obyektif, maka ia wajib membayar pajak. Dalam undang-undang perpajakan telah dijelaskan bahwa jika seseorang dengan sengaja tidak membayar pajak yang seharusnya dibayarkan, maka terdapat ancaman sanksi administrasi dan sanksi pidana. Jadi semua warga negara wajib membayar pajak.

3. Warga tidak terpengaruh secara langsung

Meski pajak ini memaksa setiap warga negara untuk membayar, namun tidak serta merta membuat warga merasakan dampaknya secara pribadi. Mengingat hal tersebut, karena pajak merupakan alat penyetara pendapatan warga negara. Sehingga manfaat yang bisa dirasakan seperti perbaikan jalan, fasilitas kesehatan gratis, beasiswa pendidikan, dan lain sebagainya.

4. Berdasarkan hukum

Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa pajak ini telah diatur dengan undang-undang. Mulai dari undang-undang yang mengatur tentang mekanisme penghitungan, pembayaran dan pelaporan pajak.

Dari beberapa fungsi perpajakan dan informasi terkait perpajakan di atas, diharapkan mampu memberikan dan meningkatkan rasa tanggung jawab atas kewajiban membayar pajak kepada seluruh warga negara untuk kepentingan bersama atau juga kepentingan negara. Padahal seperti kita ketahui bahwa pajak ini dapat membangun negara secara terus menerus dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga sebagai warga negara yang baik, kita harus memperhatikan pentingnya fungsi perpajakan dan membayarnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Leave A Comment